AI Rentan Dimanfaatkan untuk Menyebar Hoax dan Disinformasi

Sugeng rawuh Global Reporters24 di Website Kami! Inovasi Smartwatch jadi ‘Game Changer’

Denpasar – Kecerdasan buatan (AI) ibarat pedang bermata dua. Satu sisi adalah membantu orang dalam pekerjaannya. Di sisi lain, media ini berisiko digunakan sebagai alat untuk menyebarkan informasi yang salah dan rumor. Wakil Rektor Operasi dan Keuangan Universitas Nusantara Andrey Endoku mengungkapkan bahwa AI telah ‘menyerang’ industri media. Namun kekhawatiran baru muncul jika kecerdasan buatan banyak digunakan oleh masyarakat. Dalam lingkungan pendidikan, guru bertugas mendidik siswa bahwa mereka memiliki kemampuan di atas atau di luar perangkat. Dengan demikian, manusia akan terus berperan penting dalam mengendalikan kecerdasan buatan (AI). “Beberapa pekerjaan pasti akan digantikan oleh mesin. Tapi kemampuan manusia dalam menghadapi teknologi ini harus diutamakan,” jelasnya. Verika Roper menambahkan, jika penggunaan AI sudah memberikan dampak di banyak bidang bisnis di seluruh dunia. . Departemen kami adalah salah satunya, ujarnya. konferensi, Ketua COMNEWS 2023 Yearry Panji Setianto mengatakan bahwa dengan mempelajari tren dan teknologi yang sedang berkembang, akademisi dan praktisi media dapat bekerja sama untuk menghindari upaya menghadapi dampak teknologi terhadap masyarakat.Lompatan Untuk menantang ‘perang’ teratas Acer telah resmi meluncurkan Swift Go 14 AI, laptop berdesain ramping dengan fitur AI ‘on-go’, laptop ‘perang’ ini ditujukan untuk pengguna berikut Untuk memenuhi persyaratan.Global Reporters24 28 Januari 2024 AI Rentan Dimanfaatkan untuk Menyebar Hoax dan Disinformasi

AI Rentan Dimanfaatkan untuk Menyebar Hoax dan Disinformasi